Sepasan 84 Meter, Catat Rekor Muri

Ada yang istimewa dalam acara Tutup Tahun 2007 Gebyar Karnaval Sepasan plus Kio dimeriahkan oleh naga dan barongsai yang diselenggarakan Perkumpulan Sosial Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Pusat Padang di halaman Gedung HBT, Senin (31/12). Perkumpulan sosial ini meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau Muri.

Rekor Muri ini diberikan karena HBT sebagai pemrakarsa pembuatan sepasan terpanjang di Indonesia, yakni sepanjang 84 meter. Penghargaan Muri ini diberikan dalam kategori, yakni Pemrakarsa dan Penyelenggara Pembuatan Sepasan Terpanjang.

Penghargaan Muri diserahkan Staf Muri Ariani Siregar kepada Ketua HBT Pusat Padang Djunaidi Perwata yang diwakili Ketua II HBT Rusdi Ago, di halaman Gedung HBT Padang, Senin (31/12). Disaksikan oleh Ketua III HBT Lukman Sucipto, Sekretaris HBT Alexius Wijaya, segenap pengurus HBT, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, pengurus WHBT serta warga Kota Padang.

“Kita semua boleh bangga atas anugerah Rekor Muri yang diberikan kepada sepasan HBT Padang. Marilah kita dukung dan lestarikan sepasan ini. Karena sepasan ini merupakan salah satu bagian kesenian yang unik dari kebudayaan bangsa,” ajak Ketua HBT Padang Djunaidi Perwata yang diwakili Ketua II HBT Rusdi Ago, memberikan sambutan Gebyar Karnaval Sepasan plus Kio dimeriahkan oleh naga dan barongsai.

Lewat karnaval sepasan ini, kata Rusdi Ago, dapat ditampilkan aneka ragam busana daerah dan mancanegara. Inilah suatu bukti perbedaan itu indah. Disinilah terwujud persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. “Dengan karnaval sepasan ini, selain menampilkan kekompakan anggota, kita juga ingin meningkatkan arus pariwisata Kota Padang dan Sumbar umumnya,” ujar Rusdi.

Wali Kota Padang, Fauzi Bahar mengharapkan kegiatan gebyar karnaval sepasan plus kio ini hendaknya tiap tahun diselenggarakan oleh HBT Pusat Padang. Pasalnya, ajang ini sebagai bentuk ajang promosi wisata dan budaya Kota Padang. “Melalui ajang ini mudah-mudahan dapat meningkatkan arus wisatawan datang ke Kota Padang,” harap Fauzi.

Gebyar karnaval sepasan plus kio dan juga dimeriahkan oleh barongsai dan naga yang dilaksanakan dari pukul 16.30 WIB itu berlangsung semarak. Bahkan, gebyar ini mampu menyedot perhatian warga Kota Padang. Tiap sudut jalur yang dilewati sepasan yang diduduki sekitar 72 orang anak usia maksimum 10 tahun dengan berpakaian aneka ragam busana daerah dan mancanegara yang diusung 809 anggota HBT, kio, barongsai serta naga dipadati warga kota yang ingin melihat dari dekat acara gebyar ini.

Adapun jalur yang dilewati gebyar ini, rute I dari: Gedung HBT Jalan Klenteng, Jalan Niaga, Jalan Pondok, Jalan Pasar Ambacang, Jalan Gereja dan Jalan Diponegoro. Berhenti di Jalan Mongonsidi (depan GOR Prayoga). Rute II dari: Jalan Mongonsidi, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gereja, Jalan Pasar Ambacang, Jalan Pondok, Jalan Niaga, Jalan Klenteng Gedung HBT.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: