<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Media Dalam Kata</title>
	<atom:link href="http://fajril.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fajril.wordpress.com</link>
	<description>Saat Sumbar dalam Media, Saya akan berusaha menyajikannya secara global</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 May 2008 06:28:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fajril.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Media Dalam Kata</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fajril.wordpress.com/osd.xml" title="Media Dalam Kata" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fajril.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>The Romantic Nuansa Maninjau Resort</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com/2008/05/18/the-romantic-nuansa-maninjau-resort/</link>
		<comments>http://fajril.wordpress.com/2008/05/18/the-romantic-nuansa-maninjau-resort/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 06:28:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajril.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Suasana kesejukan dalam udara pegunungan serta panorama Danau Maninjau siap menyambut kedatangan Anda ketika memasuki Nuansa Maninjau Resort. Latar belakang hamparan pegunungan dan hutan yang menawan hati membuat suasana terasa damai dan tenang. Penginapan berstandar Internasional ini terletak di Embun Pagi, Matur, Kabupaten Agam. Dari Kota Padang berjarak kurang lebih 165 kilometer dan 65 kilometer [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=19&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suasana kesejukan dalam udara pegunungan serta panorama Danau Maninjau siap menyambut kedatangan Anda ketika memasuki Nuansa Maninjau Resort. Latar belakang hamparan pegunungan dan hutan yang menawan hati membuat suasana terasa damai dan tenang.</p>
<p>Penginapan berstandar Internasional ini terletak di Embun Pagi, Matur, Kabupaten Agam. Dari Kota Padang berjarak kurang lebih 165 kilometer dan 65 kilometer atau sekitar 45 menit dari kota Bukittinggi. Sedangkan jarak dari Danau Maninjau hanya berjarak 15 menit.</p>
<p>Resort yang dibangun di atas bukit dengan ketinggian lebih kurang 1.000 meter dari permukaan laut ini, memiliki keunikan. Dimana, arsitektur bangunan yang mengambil dua unsur kayu dan batu yang menghasilkan suasana kamar yang nyaman dan pastinya bikin Anda betah berlama-lama disini.<br />
<span id="more-19"></span><br />
General Manager Hotel Nuansa Maninjau Arinis, beberapa waktu lalu, menyebutkan Resort ini memiliki 59 kamar, yaitu tujuh cottage dan 52 kamar. Dengan beberapa pilihan tipe yaitu Standard Room (Asang), Superior Room (Rinuak dan Rayo), Deluxe Room (Gariang), Honeymoon Suite (Jumpo).</p>
<p>Sementara tipe cottage, yaitu Standard Cottage (Bilih), Superior Cottage (Barau) dan Deluxe Cottage (Kailan).  Di setiap kamar tersedia fasilitas yang mendukung kenyamanan Anda selama menginap. Di antaranya multi channel TV with in-house movie, telepon sambungan internasional, Mini Bar, dan mesin pembuat kopi dan teh.</p>
<p>Selain itu, hotel bintang tiga ini juga menyediakan sarana olah raga dan hiburan lain. Seperti Tennis Court, Basket Ball Court, dan Kolam Renang di alam terbuka. Sauna and Spa-Pool, jogging Track, Fitness Center, Ruang Billiard, Karaoke, Pool Terrace, Mini Movie, taman bermain anak, hingga toko obat.</p>
<p>Alunan musik bernada slow pun terdengar sayup membelah kesunyian malam dari pub Kelok-Kelok dengan Live Band lengkap tampil menghibur pengunjung.</p>
<p>Selain untuk leisure bersama keluarga hotel ini juga menyediakan ruangan meeting. Mulai dari kapasitas 100 orang maupun kapasitas 30 orang dengan konsep aman, nyaman dan terkonsentrasi. Area hotel dan lokasi sekitar hotel sangat mendukung untuk acara team building yang dilakukan corporate.</p>
<p>Tak hanya menawarkan landscape yang dapat membuat Anda berdecak kagum, Nuansa Maninjau Resort juga memiliki tempat bersantap yang terkenal kelezatannya Panoramic Restaurant yang berada di lantai dua menawarkan aneka hidangan yang dijamin menggugah selera makan Anda dari menu khas Nagari Minang, selera Asia, hingga masakan internasional.</p>
<p>Sebagai tanda kasih dan rasa syukur pada tamu yang datang dengan tujuan merayakan bulan madu atau berulang tahun &#8220;diwajibkan&#8221; menanam pohon kayu manis atau Casiavera sebagai lambang Doa. Pohon ini ditanam di area kompleks Resort dan diberi nama pemiliknya.</p>
<p>Di tahun ini, sebut Arinis, Nuansa Maninjau Resort memiliki beberapa package yang ditawarkan. Yaitu, student package (minimal 20 orang) dan meeting package dengan berbagai fasilitas yang disajikan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajril.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajril.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajril.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajril.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=19&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajril.wordpress.com/2008/05/18/the-romantic-nuansa-maninjau-resort/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61abfe4f3af1328d0ea1b67ba30cb4be?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajril</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pulau Sikuai Nan Menawan</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com/2008/03/31/pulau-sikuai-nan-menawan/</link>
		<comments>http://fajril.wordpress.com/2008/03/31/pulau-sikuai-nan-menawan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 07:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajril.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Berwisata ke Kota Padang, banyak tawaran objek wisata yang perlu dipertimbangkan untuk dikunjungi, salah satunya Pulau Sikuai. Pulau Sikuai, salah satu pulau yang terletak di sisi Barat Pulau Sumatera. Dari Kota Padang berjarak setengah mil laut. Pulau ini sudah lama menjadi sebuah resort bahari andalan Kota Padang. Luas pulau ini pun lebih kurang 40 hektar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=17&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berwisata ke Kota Padang, banyak tawaran objek wisata yang perlu dipertimbangkan untuk dikunjungi, salah satunya Pulau Sikuai. Pulau Sikuai, salah satu pulau yang terletak di sisi Barat Pulau Sumatera. Dari Kota Padang berjarak setengah mil laut. Pulau ini sudah lama menjadi sebuah resort bahari andalan Kota Padang. Luas pulau ini pun lebih kurang 40 hektar.</p>
<p>Untuk pergi ke sana sangatlah mudah dan cepat. Anda bisa berangkat melalui kapal cepat yang disediakan di Dermaga Wisata Bahari di Jalan Batang Arau. Dari Dermaga Wisata Bahari menuju perjalanan ke Pulau Sikuai membutuhkan waktu 20 sampai 45 menit.</p>
<p>Eits, sebelum anda berangkat menuju Pulau Sikuai mampir dulu di AW Resto. Lidah anda akan dimanjakan aneka makanan laut. Mulai dari udang, ikan hingga lobster. Sambil menikmati makan yang disajikan, anda dapat melihat aktivitas nelayan di Pelabuhan Muara plus pemandangan Gunung Padang.<span id="more-17"></span></p>
<p>Di sepanjang perjalanan anda akan terkagum-kagum oleh keindahan di sekeliling laut. Selama perjalanan, anda juga akan berpapasan dengan kapal-kapal nelayan tradisional yang sedang sibuk menangkap ikan atau menebar jaring pukek. Keeksotikan alam tersebut, akan menyadarkan kita akan kebesaran Sang pencipta.</p>
<p>Setelah sampai di pulau ini, anda akan disambut dengan bukit yang menjulang di tengah pulau dan deretan bungalo-bungalo yang tersusun rapi seperti semut. Seakan mengucapkan selama datang di pulau Sikuai.</p>
<p>Turun dari kapal, anda akan disambut dengan welcome drink, air kelapa muda. Rasanya segar dan manis sekali. Rupanya pulau tersebut memiliki pohon kelapa cukup banyak. Pulau Sikuai masih tampak sangat asri dan bersih, serta memiliki hutan dan alam yang belum terusik.</p>
<p>Alam pulau Sikuai tampak sangat asri dan bersih, serta memiliki hutan dan alam yang belum terusik sama sekali oleh penjahat lingkungan. Hempasan ombak di batu karang, dan suara-suara khas hutan yang terdengar, menjadi daya tarik tersendiri.</p>
<p>Pasir putih laksana mutiara di sepanjang pantainya. Laut pun biru dengan ombak yang tenang. Airnya yang jernih, ikan menari-nari di karang bisa dilihat dengan mata telanjang. Di tengah pulau ada perbukitan kecil, yang di puncaknya ada sebidang tanah lapang, dan diberi nama Sunset Plaza. Di sini, setiap sore Anda bisa menonton matahari tenggelam.</p>
<p>Atmosfir Sikuai yang tenang, nyaman, dan jauh dari kebisingan kota membuat anda merasa berada di pulau sendiri. Di pulau ini terdapat resor yang memiliki 52 bungalo sederhana, dan dikelola oleh New Sikuai Island Resort pimpinan Ridwan. Anda pun dapat melakukan berbagai aktivitas di pulau ini.</p>
<p>Di sini, anda dapat melakukan berbagai aktivitas untuk mengobati rasa jenuh oleh rutinitas sehari-hari. Di pagi hari, anda bisa jogging track yang tersedia sambil menyaksikan binatang khas Sikuai, seperti biawak, monyet dan beraneka ragam jenis burung. Anda pun juga dapat menikmati keindahan pulau sekeliling pulau.</p>
<p>Siang harinya, anda dapat berenang ditemani ikan bewarna-warni sambil menyaksikan terumbu karang. Atau anda dapat melakukan aktivitas, seperti main jetski, bola volly, sepeda, atau berkeliling pulau, main bola kaki. Pokoknya, fasilitas di pulau ini lengkap.</p>
<p>Jika ke pulau ini jangan hanya menjamahi daerah pantainnya, cobalah untuk berjalan atau berpetualang ke bukit. Di sana akan terlihat susunan pulau-pulau kecil yang bertebaran. Dengan pesona laut biru yang mampu menghadirkan ketenangan didalam hati.</p>
<p>Menjelang malam, anda dapat menyaksikan sunset sambil berenang dipuncak bukit pulau Sikuai. Untuk penyempurnaan suasana malam anda dapat menikmati makan malam di Lumbo-lumbo Restauran yang diiringi live musik alam.</p>
<p>Tak kalah pentingnya untuk diketahui, di pulau ini memiliki alat pendeteksi gempa dan tsunami. Alat ini dipasang oleh  PSN dan LIPI, bekerjasama dengan California Institute of Technology. Insya Allah, anda akan aman di Pulau Sikuai.</p>
<p>Selamat menjamahi pulau Sikuai&#8230;! Temukan hamparan pasir putih dengan pesona laut biru tak berujung. (*)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajril.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajril.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajril.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajril.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=17&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajril.wordpress.com/2008/03/31/pulau-sikuai-nan-menawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61abfe4f3af1328d0ea1b67ba30cb4be?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajril</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepasan 84 Meter, Catat Rekor Muri</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com/2008/01/02/sepasan-84-meter-catat-rekor-muri/</link>
		<comments>http://fajril.wordpress.com/2008/01/02/sepasan-84-meter-catat-rekor-muri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 07:44:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajril.wordpress.com/2008/01/02/sepasan-84-meter-catat-rekor-muri/</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang istimewa dalam acara Tutup Tahun 2007 Gebyar Karnaval Sepasan plus Kio dimeriahkan oleh naga dan barongsai yang diselenggarakan Perkumpulan Sosial Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Pusat Padang di halaman Gedung HBT, Senin (31/12). Perkumpulan sosial ini meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau Muri. Rekor Muri ini diberikan karena HBT sebagai pemrakarsa pembuatan sepasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=15&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang istimewa dalam acara Tutup Tahun 2007 Gebyar Karnaval Sepasan plus Kio dimeriahkan oleh naga dan barongsai yang diselenggarakan Perkumpulan Sosial Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Pusat Padang di halaman Gedung HBT, Senin (31/12). Perkumpulan sosial ini meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau Muri.</p>
<p>Rekor Muri ini diberikan karena HBT sebagai pemrakarsa pembuatan sepasan terpanjang di Indonesia, yakni sepanjang 84 meter. Penghargaan Muri ini diberikan dalam kategori, yakni Pemrakarsa dan Penyelenggara Pembuatan Sepasan Terpanjang.</p>
<p>Penghargaan Muri diserahkan Staf Muri Ariani Siregar kepada Ketua HBT Pusat Padang Djunaidi Perwata yang diwakili Ketua II HBT Rusdi Ago, di halaman Gedung HBT Padang, Senin (31/12). Disaksikan oleh Ketua III HBT Lukman Sucipto, Sekretaris HBT Alexius Wijaya, segenap pengurus HBT, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, pengurus WHBT serta warga Kota Padang.<br />
<span id="more-15"></span><br />
&#8220;Kita semua boleh bangga atas anugerah Rekor Muri yang diberikan kepada sepasan HBT Padang. Marilah kita dukung dan lestarikan sepasan ini. Karena sepasan ini merupakan salah satu bagian kesenian yang unik dari kebudayaan bangsa,&#8221; ajak Ketua HBT Padang Djunaidi Perwata yang diwakili Ketua II HBT Rusdi Ago, memberikan sambutan Gebyar Karnaval Sepasan plus Kio dimeriahkan oleh naga dan barongsai.</p>
<p>Lewat karnaval sepasan ini, kata Rusdi Ago, dapat ditampilkan aneka ragam busana daerah dan mancanegara. Inilah suatu bukti perbedaan itu indah. Disinilah terwujud persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. &#8220;Dengan karnaval sepasan ini, selain menampilkan kekompakan anggota, kita juga ingin meningkatkan arus pariwisata Kota Padang dan Sumbar umumnya,&#8221; ujar Rusdi.</p>
<p>Wali Kota Padang, Fauzi Bahar mengharapkan kegiatan gebyar karnaval sepasan plus kio ini hendaknya tiap tahun diselenggarakan oleh HBT Pusat Padang. Pasalnya, ajang ini sebagai bentuk ajang promosi wisata dan budaya Kota Padang. &#8220;Melalui ajang ini mudah-mudahan dapat meningkatkan arus wisatawan datang ke Kota Padang,&#8221; harap Fauzi.</p>
<p>Gebyar karnaval sepasan plus kio dan juga dimeriahkan oleh barongsai dan naga yang dilaksanakan dari pukul 16.30 WIB itu berlangsung semarak. Bahkan, gebyar ini mampu menyedot perhatian warga Kota Padang. Tiap sudut jalur yang dilewati sepasan yang diduduki sekitar 72 orang anak usia maksimum 10 tahun dengan berpakaian aneka ragam busana daerah dan mancanegara yang diusung 809 anggota HBT, kio, barongsai serta naga dipadati warga kota yang ingin melihat dari dekat acara gebyar ini.</p>
<p>Adapun jalur yang dilewati gebyar ini, rute I dari: Gedung HBT Jalan Klenteng, Jalan Niaga, Jalan Pondok, Jalan Pasar Ambacang, Jalan Gereja dan Jalan Diponegoro. Berhenti di Jalan Mongonsidi (depan GOR Prayoga). Rute II dari: Jalan Mongonsidi, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gereja, Jalan Pasar Ambacang, Jalan Pondok, Jalan Niaga, Jalan Klenteng Gedung HBT.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajril.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajril.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajril.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajril.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=15&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajril.wordpress.com/2008/01/02/sepasan-84-meter-catat-rekor-muri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61abfe4f3af1328d0ea1b67ba30cb4be?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajril</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2008, Empat Ranperda Inisiatif Tuntas</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com/2007/12/31/2008-empat-ranperda-inisiatif-tuntas/</link>
		<comments>http://fajril.wordpress.com/2007/12/31/2008-empat-ranperda-inisiatif-tuntas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 08:54:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajril.wordpress.com/2007/12/31/2008-empat-ranperda-inisiatif-tuntas/</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa setahun lagi waktu berlalu. DPRD Kota Padang merasa tahun ini kerja kedewanan cukup berat, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan, anggaran maupun legislasi. Dibuktikan, bagaimana DPRD mampu melakukan interpelasi terhadap kebijakan Wali Kota Padang tentang pembangunan A W Cafe dan Resto di Batang Arau Padang. Dalam menjalankan fungsi kontrolnya pada eksekutif, sebut saja bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=6&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa setahun lagi waktu berlalu. DPRD Kota Padang merasa tahun ini kerja kedewanan cukup berat, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan, anggaran maupun legislasi. Dibuktikan, bagaimana DPRD mampu melakukan interpelasi terhadap kebijakan Wali Kota Padang tentang pembangunan A W Cafe dan Resto di Batang Arau Padang.</p>
<p>Dalam menjalankan fungsi kontrolnya pada eksekutif, sebut saja bagaimana suara keras dari legisator berjumlah 45 orang itu ketika menyoroti persoalan kota yang tak beres dilakukan eksekutif. DPRD juga berhasil mensahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang 2008 tepat waktu dan terhindar dari penalti Departemen Keuangan RI.<br />
<span id="more-6"></span><br />
Namun, memasuki masa sidang ketiga lalu sangat banyak harapan rakyat terhadap perjuangan DPRD menelurkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisitiaf. Tidak tanggung-tanggung empat komisi di DPRD waktu itu mengusulkan pembahasan tentang ranperda inisiatifnya. Sebut ranperda tentang Transparansi dan Partisipasi Publik, ranperda tentang Peningkatan Sarana dan Prasarana Pasar, ranperda tentang Lalulintas dan ranperda tentang Pendidikan.</p>
<p>Untuk pembahasan empat ranperda inisiatif tersebut, pada APBD Kota Padang 2007, dialokasikan anggaran Rp1.686 miliar. Masing-masing Ranperda dialokasikan Rp120.100 juta. Akan tetapi sampai berakhir masa sidang dan hampir bertukarnya tahun keberadaan ranperda itu semakin tak menentu.</p>
<p>&#8220;Kami kira bukan terkatung-katung, tapi sedang diproses. Kami bertekad 2008 ini akan dilanjutkan lagi pembahasan Ranperda inisiatif Transparansi dan Partisipasi publik tersebut. Persoalannya komisi menilai bikin perda jangan asal-asalan harus mengena dan bisa diimplementasikan,&#8221; kata Ketua Komisi A bidang Pemerintahan, Arnedi Yarmen, kepada Padang Ekspres.</p>
<p>Misalnya, sebut Arnedi, transparansi terhadap kebijakan walikota, ini posisi publik dimana, apakah ikut atau bisa akses kedalam kebijakan. &#8220;Ini yang belum duduk, dan butuh kajian mendetail, kalau hanya sekedar gagagh-gagahan, kami kira ranperda itu tinggal copy-paste saja dari kota atau kabupaten lain yang sudah mempunyai perda transparansi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terhadap anggaran pembahasan yang dialokasikan 2007, kata Arnedi, dalam pembahasan Ranperda lalu tidak semua anggaran yang terpakai. Untuk itu, sisa anggarannya diluncurkan kembali tahun 2008. &#8220;Tunggu saja. Untuk ini, berganti pun pimpinan komisi kita sepakat untuk meneruskannya tahun depan,&#8221; jelas Arnedi optimis.<br />
Ketua Komisi B bidang Ekonomi Keuangan Erfan mengakui kendala yang dihadapi pembahasan ranperda inisiatif ini sebenarnya bukan kendala tapi memang sudah keharusan yaitu kajian akademik. &#8220;Terus terang ranperda yang kita gagas ini, bukan untuk mengkerdilkan dinas pasar justru memberikan keleluasaan siapapun profesional yang akan mengelolanya untuk penataan dan pemeliharaan pasar yang cukup banyak di punyai kota Padang,&#8221; ujar Erfan.</p>
<p>Kendala sekarang, kata Erfan, sehingga ranperda inisiatif ini terkesan jalan di tempat, persoalan anggaran buat memberdayakan pihak ketiga untuk menyelesaikan kajian akademik dianggapnya entah dimana sangkutnya. &#8220;Keinginan kita ranperda ini nantinya memang berdasar dan punya nilai akademis sehingga ada marwah dari perda iutu, bukan asal bikin yang nanti seperti perda lain yang dinilai masyarakat mandul,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi C bidang Pembangunan Afrizal. Afrizal mengatakan, Perda inisiatif yang disusun oleh Komisi C tentang lalu lintas Kota Padang juga masih menggantung. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu pembahasan.</p>
<p>&#8220;Pembahasan sudah memasuki tahap satu yaitu penampungan aspirasi bersama SKPD terkait untuk menyatukan visi, tapi karena keburu  harus membahas APBDP, KUA, PAS, dan APBD 2008 makanya ranperda ini terkatung,&#8221;ujar Afrizal.</p>
<p>Afrizal menargetkan pembahasan tersebut akan rampung paling lambat bulan Juni 2008, sehingga bisa direalisasikan secepatnya. &#8220;Tinggal tahap konsultasi hukum serta pembahasan dengan pihak akademis tentang kelayakan perda tersebut,&#8221; tutur Afrizal.</p>
<p>Sekretaris Komisi D DPRD Kota Padang Siti Zakiah menjelaskan, Ranperda Pendidikan tersebut sudah sampai pada tahap dengar pendapat. Namun yang menjadi kendala hingga saat ini, naskah akademik yang menjadi salah satu persyaratannya.</p>
<p>“Pihak Komisi sudah merancang naskah akademis, tapi beberapa kalangan mengatakan naskah tersebut harus melibatkan pakar akademis. Sedangkan biaya untuk itu tergolong mahal,” ujar Siti.</p>
<p>Siti memperkirakan bulan Maret 2008 Perda tersebut sudah rampung mengingat pentingnya perda tersebut untuk segera direalisasikan. “Saat ini masih banyak keluhan warga tentang pengelolaan SD dan SMP, sehingga merugikan masyarakat, mulai dari pungutan liar hingga sistem belajar. Melalui perda tersebut nantinya akan diatur  penataanSD dan SMP yang ideal serta penertiban pungutan liar, dan kewenangan setiap komponen yang memiliki fungsi di jajaran pendidikan,” tukasnya.<br />
Kontrol Eksekutif</p>
<p>Dalam menjalankan fungsi pengawasan, sebut saja bagaimana suara keras dari legisator berjumlah 45 orang itu ketika menyoroti persoalan kota yang tak beres dilakukan eksekutif. Misalnya, menyangkut Padang tak punya terminal, suara keras terus bergulir digedung parlemen yang terletak di Bilangan Sawahan.</p>
<p>Di samping itu, desakan agar kegiatan seremonial kota dikurangi karena membuat kinerja SKPD terfokus ke acara itu dan melalaikan kerja rutinitasnya selaku penyaom dan pelayan masyarakat, pelayanan publik satu pintu, kesehatan dasar gratis, dan pemberantasan kemiskinan.</p>
<p>&#8220;Saya kira keberadaan terminal dengan mobile penduduk kota yang cukup tinggi sudah sangat mendesak. Tapi anehnya pihak terkait belum punya rencana matang untuk ini, kalaulah bagaimana pun caranya DPRD Padang pasti serius mendukung keberadaan terminal ini, ingat tak ada kota di dunia ini yang tak punya terminal,&#8221;jelas Wakil Ketua DPRD Kota Padang Z Panji Alam.</p>
<p>APBD 2008</p>
<p>APBD Kota Padang 2008 dengan total Rp 867.223.442.000. sah sebelum 30 November 2008 artinya tidak melewati tengat waktu yang diwarning Depkeu RI. Dengan kerja simultan ternyata dewan mampu menyelesaikan tugas pokok mereka di bidang anggaran. Sehingga, mulai awal Januari APBD bisa dicairkan sehingga ekonomi rakyat tidak stagnan dan investasi pemerintah berjalan di awal tahun.</p>
<p>Untuk pertama kali dalam sejarah keuangan kota, APBD memberikan alokasi anggaran buat tunjangan tambahan penghasilan PNS dikenal dengan tunjangan daerah atau tunjada pada PNS yang jumlahnya Rp52 miliar. &#8220;Alhamdulillah, kita sudah bisa sejajar dengan kota lain yang memberikan tunjangan daerah kepada PNSnya,&#8221; kata Z Panji Alam.</p>
<p>Panji mengatakan jangan dilihat besar dan kecil tunjada, tapi dengan kemampuan keuangan daerah yang terbatas diperparah jumlah PNS yang melimpah konsekuensi dari otonomi daerah. &#8220;Ternyata lewat kesepahaman dengan Wali Kota Padang tahun depan semua PNS di Padang terima Tunjada,&#8221; terang Z Panji Alam.</p>
<p>Ketua DPRD Kota Padang Hadison menyarankan, hubungan koordinasi antar SKPD di lingkungan pemko perlu diperhatikan. Karena, dalam pembahasan maupun di lapangan, masih terdapat tidak adanya koordinasi yagn baik. &#8220;Seyogyanya, tiap SKPD dapat berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing sudah ditetapkan dengan tetap memelihara koordinasi,&#8221; ujar Hadison dari F-PKS usai sidang yang dihadiri Walikota Padang Drs H Fauzi Bahar MSi dan Wakil Walikota Drs H Yusman Kasim MM.</p>
<p>Bicara perjuangan kesejahteraan masyarakat yang dikawal DPRD Padang sangat kentara sekali terlihat. Seperti perjuangan angaran ke PU an sebesar Rp 400 juta di kecamatan dan anggaran bantuan modal usaha bagi pelaku usaha kecil dan menengah sebesar Rp1,1 miliar atau 100 juta per kecamatan.</p>
<p>Harapan 2008</p>
<p>Bicara tahun 2008, ternyata kinerja legislatif semakin berat dibandingkan 2007. Salah satu yang terberat itu membagi kerja partai dengan kerja wakil rakyat. Karena umumnya anggota DPRD Padang adalah petinggi partai yang diwakili mereka.</p>
<p>Terpecahnya kinerja itu tak lain dan tak bukan 2008 menurut rencana KPUD Padang, tahun Pilkada Kota Padang. Suksesi ini tentu peran partai sangat menentukan sekali, sehingganya sebelum masuk tahun 2008, Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang mengimbau wakil rakyat untuk bisa membagi waktu antara legislatif dan partai.</p>
<p>&#8220;Saya berharap pimpinan fraksi jangan sampai menjadi ketua komisi. Karena pada 2008 ini jelas perhatian petinggi partai yang duduk di dewan akan terpecah anatara kerja partai dan kerja kedewanaan,&#8221;harap Ketua BK, Irdamsyah Nazar.</p>
<p>Selain itu BK DPRD Padang yang berusia setahun sejak terbentuk akhir 2006 lalu, selama tahun ini nihil pengaduan terhadap kinerja dan prilaku anggota DPRD. &#8220;Allhamdulillah sampai sekarang respon masyarakat Padang pada anggota dewan sangat positif, terbukti selama tahun ini tak ada satu pun surat pengaduan menyangkut anggota dewan yang sampai keruang BK,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Masyarakat tentu semakin tinggi pengharapannya kepada figur yang menjadi wakil mereka di Sawahan tersebut. Sehingga itu suara rakyat selalu berharap semangat DPRD Padang untuk memperjuangkan  masyarakat jangan sampai mengendor terutama dalam menjalankan tugas dan fungsi pokoknya. (*)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajril.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajril.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajril.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajril.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=6&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajril.wordpress.com/2007/12/31/2008-empat-ranperda-inisiatif-tuntas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61abfe4f3af1328d0ea1b67ba30cb4be?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajril</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang Tahun Pilkada</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/selamat-datang-tahun-pilkada/</link>
		<comments>http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/selamat-datang-tahun-pilkada/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 16:12:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/selamat-datang-tahun-pilkada/</guid>
		<description><![CDATA[Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, mengagendakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) digelar akhir bulan Oktober 2008. Meski hitungan kalender sekitar 9 bulan ke depan, namun selama kurun tahun 2007, peta perpolitikan di Kota Padang menunjukkan aktivitas tinggi. Sejumlah partai politik dan politikus mulai kasak-kusuk. Mereka sudah menebar pesona dengan berbagai kegiatan berbungkus sosial seperti bakti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=5&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://fajril.files.wordpress.com/2007/12/logo-pilkada-padang.jpg?w=141&#038;h=140" alt="logo-pilkada-padang.jpg" align="left" border="1" height="140" hspace="1" vspace="1" width="141" />Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, mengagendakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) digelar akhir bulan Oktober 2008. Meski hitungan kalender sekitar 9 bulan ke depan, namun selama kurun tahun 2007, peta perpolitikan di Kota Padang menunjukkan aktivitas tinggi. Sejumlah partai politik dan politikus mulai kasak-kusuk.</p>
<p>Mereka sudah menebar pesona dengan berbagai kegiatan berbungkus sosial seperti bakti sosial, sunatan massal, membantu korban bencana hingga kegiatan rutin partai. Beberapa parpol kecil yang gagal mendapat kursi di legislatif juga tidak mau ketinggalan. Mereka mulai mencari celah agar ikut ambil bagian dalam momen penting tersebut.</p>
<p>Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai pemilik kursi terbanyak di legislatif, yaitu 11 kursi ini, mengusung secara terbuka Wakil Ketua DPRD Sumbar Mahyeldi Ansharullah sebagai calon Kepala Daerah periode 2009-2013 dalam rapat DPD PKS Kota Padang dan DPW PKS Sumbar yang ditetapkan oleh DPP PKS.<span id="more-5"></span></p>
<p>Usai penetapan calon internal Mahyeldi tersebut, DPD PKS membuka pendaftaran balon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Padang secara terbuka. Beberapa tokoh pun muncul dalam bursa balon kepala daerah Kota Padang yang dihelat DPD PKS. Diantaranya, Wakil Wali Kota Padang Yusman Kasim, Muharomcyah, Dikki Syarfin, Rafles, Dany Setiawan, dan Pitrimawati sebagai Balon Wako.Untuk Balon Wawako di antaranya Zulkarnain Kamsya, Busrizalti, Asril Naska, Khairil Syarif, Darwis Habib, Sutrisno Abu Bakar, Rafles, Davip Maldian, Hendri Joni, Erwin Amar dan Dany Setiawan. &#8220;Saat ini, bola berada di tangan DPP. Kita (DPD, red) dalam hal ini masih menunggu keputusan DPP. Yang pasti, tugas kita telah selesai mengajukan dua balon Fauzi Bahar dan Yusman Kasim ke DPW PKS Sumbar untuk seterusnya dilanjutkan ke tingkat DPP PKS. Dua nama ini, figur terbaik dari PKS untuk memimpin Kota Padang 2008-2013,&#8221; ujar Ketua DPD PKS Kota Padang Budiman, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Bagaimana dengan Partai Amanat Nasional (PAN)? Partai dengan</p>
<p>Pada bagian lain, Partai Golkar dengan 8 kursi di legislatif, juga tak mau kalah. Di penghujung akhir tahun, Tim Pilkada PG yang diketuai Afrizal mengumumkan 15 balon Kepala Daerah yang selanjutnya diajukan ke DPD Kota Padang sebelum diajukan ke DPP tembusan ke DPD PG Sumbar. 15 Balon tersebut, Ketua DPD PG Kota Padang Z Panji Alam, Wako Padang Fauzi Bahar, Wawako Yusman Kasim, Harmensyah, dan OS Yerli Asir.</p>
<p>Kemudian, Zailis Usman, Irdinansyah Tarmizi, Yul Akhyari Sastra, Yulsirman, Jamasri, Mirkadri Miyar, Dikki Sarfin, Sastri Yunizarti Bakri, Firdaus K dan Emzalmi. &#8220;Ke-15 nama ini, sangat kecil kemungkinan untuk ditambah tapi besar peluang untuk dikurangi oleh pleno DPD PG Padang. Hasil semua itu, lalu diserahkan ke DPP, kemungkinan lima pasang calon hasil DPP dipastikan turun akhir Januari tahun depan,&#8221; tutur Afrizal.</p>
<p>PD, PPP dan PBB</p>
<p>Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan, yang berhasil mendudukkan lima orang wakilnya di legislatif, juga menyusun strategi menuju Pilkada 2008. Secara aturan, partai ini tidak bisa sendirian mengajukan pasangan calon kepala daerah, tapi membutuhkan koalisi dengan partai lain. Partai Demokrat, misalnya, &#8216;terpaksa&#8217; bersabar menunggu teman koalisi, menentukan kandidat yang akan diusung pada Pilkada.</p>
<p>&#8220;Kita telah melakukan lobi secara intensif dengan sebuah partai. Namun, partai tersebut masih belum menetapkan calon. Diperkirakan, pada akhir Januari atau awal Februari 2008, DPC PD telah menentukan sikap dan siap mendeklarasikan calon kepala daerahnya,&#8221; kata Ketua DPC PD Kota Padang Muchlis Sani.</p>
<p>Begitu juga dengan PPP. PPP Padang masih melakukan penjajakan koalisi dengan Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI), PDI-P dan Koalisi Padang Sakato. Penjajakan koalisi tersebut hampir mendekati finalisasi. Namun, PPP belum menentukan balon kepala daerah yang akan bertarung pada Pilkada.</p>
<p>Meski demikian, setidaknya sepuluh tokoh Kota Padang telah menyatakan berminat maju bersama PPP. Yaitu, Wali Kota Padang (incumbent) Fauzi Bahar, Wakil Wali Kota Padang (incumbent) Yusman Kasim, Jasrial, Diki Syarfin, Yul Akhyari Sastra, Harmensyah, Najmuddin M Rasul, Zulkarnain Chamsyah, OS Yerli Asir, dan Bustasyar.</p>
<p>&#8220;10 tokoh ini telah mengadakan pertemuan yang dibingkai silaturahmi dengan pengurus PPP Padang. Namun, kita belum menentukan balon yang akan diusung nantinya,&#8221; kata Ketua DPC PPP Kota Padang Syafril B.Partai lainnya, Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Padang, bertekad ingin mengulang cerita sukses pengajuan calon kepala daerah Sumbar pada Pilkada 2005 lalu, di ajang Pilkada Padang. Dengan mengantongi tiga kursi di DPRD Padang, PBB &#8216;terpaksa&#8217; harus menjalin koalisi dengan partai lain.</p>
<p>&#8220;PBB telah banyak melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai semisal PPP dan Partai Demokrat. Dengan PPP, kita telah menjalin komunikasi semenjak 1,5 tahun lalu. Pembicaraan intensif, setidaknya telah dilaksanakan sebanyak 5 kali. Namun, masih belum mengerucut pada satu titik. Kita memasang target, enam bulan sebelum pelaksanaan Pilkada calon kepala daerah dari PBB telah dideklarasikan,&#8221; kata Ketua DPC PBB Zulkifli Aziz.</p>
<p>PKPI, PDI-P, Koalisi Padang Sakato</p>
<p>PKPI Kota Padang, dengan dua orang wakilnya di legislatif, juga memfokuskan pada penjajakan koalisi dengan sejumlah partai di kota ini. Sejumlah partai tersebut, PPP, PBB, PDI-P dan Koalisi Parpol Padang Sakato.</p>
<p>&#8220;Secara lisan kita telah melakukan pertemuan secara lisan dengan sejumlah partai tersebut. Namun, masih perlu beberapa kajian lagi untuk menuju pendeklarasian,&#8221; kata Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKPI Kota Padang, Nofrizal seraya mengatakan pihaknya hingga saat ini belum menentukan calon kepala daerah yang bakal diusung.</p>
<p>PDI-P yang berhasil mendudukkan dua orang wakilnya di legislatif memilih diam. Menurut, Sekretaris DPC PDI-P Kota Padang Albert Hendra Lukman, partainya saat ini fokus pada konsolidasi dan kepengurusan partai pun hingga kini belum terbentuk.</p>
<p>&#8220;Percuma saja, kalau kita melakukan persiapan sekarang. Jika nantinya, pengurus yang ada saat ini tidak lagi duduk pada kepengurusan berikutnya. Makanya, kita bentuk dulu susunan kepengurusan DPC PDI-P Kota Padang. Paling lambat, bulan Januari sudah terbentuk,&#8221; ujar Albert Hendra Lukman, seraya mengatakan jika telah terbentuk maka kita menuju langkah selanjutnya, penjaringan calon dan penjajakan koalisi dengan sejumlah partai.</p>
<p>Di akhir bulan Agustus lalu, 15 parpol kecil yang gagal mendapat kursi di legislatif mendeklarasikan Koalisi Parpol Padang Sakato. Koalisi dengan penggabungan 15 partai ini, kekuatan suara telah mencapai 13,7 persen. Koalisi ini hanya membutuhkan satu partai lagi untuk bisa mengusung satu paket calon Kepala Daerah. &#8220;Kita butuh satu partai lagi untuk mengusung satu paket calon,&#8221; kata Ketua Koalisi Parpol Padang Sakato, Alias Lasin, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Calon Independen</p>
<p>Ketua KPU Kota Padang Endang Mulyani, sewaktu pertemuan dihadapan Tokoh Masyarakat Pauh dalam acara sosialisasi Pilkada Kota Padang, Rabu (21/11), mengatakan, jika calon perseorangan (independen) diberikan peluang maju pada Pilkada Padang, dengan peraturan 3 persen itu benar-benar ada, maka akan sangat banyak calon independen yang muncul dan ikut dipilih oleh Warga Kota Bingkuang untuk menduduki kursi Padang Satu.</p>
<p>&#8220;Dari asumsi itu, tentu akan balon wali kota yang bermunculan. Dari 600 ribu pemilih yang diperkirakan, calon perseorangan tentunya sudah harus bersiap-siap dari sekarang. Sayang, belum ada ketentuan yang mengatur proses pencalonannya,&#8221; ujar Endang. Bagaimana hasil Pilkada Padang 2008 mendatang. Kita tunggu saja. (*)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajril.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajril.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajril.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajril.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=5&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/selamat-datang-tahun-pilkada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61abfe4f3af1328d0ea1b67ba30cb4be?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajril</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fajril.files.wordpress.com/2007/12/logo-pilkada-padang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo-pilkada-padang.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Abrasi, Gempa dan Banjir yang Terus Mengintai</title>
		<link>http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/abrasi-gempa-dan-banjir-yang-terus-mengintai/</link>
		<comments>http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/abrasi-gempa-dan-banjir-yang-terus-mengintai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 15:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/abrasi-gempa-dan-banjir-yang-terus-mengintai/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2007 segera berakhir. Sederet peristiwa dan bencana menjadi catatan kelabu dalam perjalanan Kota Padang selama tahun 2007. Mulai dari bencana abrasi pantai, gempa, gelombang pasang, ancaman isu gempa dan tsunami, hingga banjir di penghujung akhir tahun. Hal tersebut tidak bisa dielakkan, pasalnya kondisi alam dan letak Kota Padang, termasuk daerah rawan bencana. Catatan Padang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=3&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://fajril.files.wordpress.com/2007/12/31-12-07_hl32.jpg?w=199&#038;h=138" alt="31-12-07_hl32.jpg" align="left" border="1" height="138" hspace="1" vspace="1" width="199" />Tahun 2007 segera berakhir. Sederet peristiwa dan bencana menjadi catatan kelabu dalam perjalanan Kota Padang selama tahun 2007. Mulai dari bencana abrasi pantai, gempa, gelombang pasang, ancaman isu gempa dan tsunami, hingga banjir di penghujung akhir tahun. Hal tersebut tidak bisa dielakkan, pasalnya kondisi alam dan letak Kota Padang, termasuk daerah rawan bencana.</p>
<p>Catatan<i> Padang Ekspres</i>, membuka lembaran tahun 2007, abrasi pantai menghantam 14 rumah sepanjang pantai Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah. Dua rumah warga RT 01 dan 02 RW 10 hanyut dan 12 rumah yang dihuni sekitar 36 KK mengalami rusak berat disapu ombak raksasa, Senin (1/1), sekitar pukul 15.00 WIB. Sedikitnya 42 rumah warga di kawasan tersebut juga terancam diterjang ombak.<span id="more-3"></span></p>
<p>Wali Kota Padang Fauzi Bahar dihadapan Wakil Presiden RI H M Jusuf Kalla ketika meninjau kawasan abrasi pantai, Jumat (19/10), memaparkan, dalam rentang beberapa tahun terakhir ini, abrasi terus mengancam perumahan warga disepanjang bibir pantai ini. Sebanyak 498 rumah mengalami rusak berat (RB), 797 unit rusak sedang (RS) dan 1178 unit rusak ringan (RR), dengan total kerugian mencapai Rp278 miliar.</p>
<p>Banjir</p>
<p>Musibah banjir melanda Kota Padang, melanda Kecamatan Kototangah yang memang dikenal sebagai langganan banjir, Kamis (4/1). Kawasan yang tergenang sebanyak 482 KK terdiri Komplek Perumahan Pratama III (102 KK), Pondok Citra (186 KK), Lubuk Gading (96 KK) dan Sopo Inanta (98 KK) yang disebabkan Batang Kandis Lubuk Buaya meluap.</p>
<p>Banjir kembali melanda kawasan Kecamatan Kototangah dan Padang Selatan, yaitu Lubuk Buaya, Kampung Jambak, Tunggul Hitam, Seberang Palinggam dan Mata Air, Senin (23/1) hingga (24/1). Kawasan itu tergenang banjir setinggi 1 hingga 1,5 meter.<br />
Sebagai upaya warga dievakuasi dan memperoleh bantuan berupa nasi bungkus dari Pemko dan bantuan donatur.</p>
<p>Akibat hujan mengguyur lebat, jalan yang menghubungkan Koto Kaciak dengan objek wisata Aia Manih, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan terjadi terban jalan sekitar 100 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter. Akibat hal tersebut, akses ke Bukik Aia Manih yang dihuni penduduk sekitar 1600 jiwa itu terputus, Selasa (23/1) pagi. Namun, jalan itu telah bisa dilewati kembali, karena sejak pagi aparat bekerjasama masyarakat dan dibantu alat berat sudah turun ke lokasi untuk memperbaiki jalan itu.</p>
<p>Menjelang akhir tahun, Kota Padang kembali dilanda banjir yang makin gawat.<br />
Kawasan yang terparah terjadi di Koto Tangah dan Nanggalo, sehingga ribuan warga yang berada di kawasan tersebut dievakuasikan. Banjir juga menerjang kawasan Pasie Jambak dan Bungus Teluk Kabung dan membuat 15 KK terisolir akibat hanyutnya jembatan Pasa Laban Kecamatan Bungus.</p>
<p>Akibat banjir tersebut, data dari Satlak PB Kota Padang yang masuk ke Satkorlak PB Sumbar, mencatat kerugian fisik sementara yang diderita Kota Padang akibat banjir bandang, sebesar Rp23,9 M. Kerusakan infrastruktur banyak terdapat pada cekdam, bendungan, saluran irigasi, jembatan, perumahan warga dan areal pertanian (18 Ha).</p>
<p>Infrastruktur yang rusak tersebut, diantaranya Cekdam Gunung Nago, Irigasi Gunung Nago, Irigasi Koto Tuo, jembatan gantung Sei Sapih Kuranji serta tebing sungai Kuranji dan Belimbing. Sementara untuk bangunan rumah yang terendam banjir di Kota Padang, sebanyak 5.500 unit, termasuk 52 unit rumah terancam roboh. Di samping itu, menelan korban jiwa sebanyak satu orang tewas, warga Parakburuak Kecamatan Kototangah, Basrial (45).</p>
<p>Gempa</p>
<p>Belum habis penanganan abrasi dan banjir, warga Kota Padang kembali dipanikkan dengan guncangan gempa 6 Maret dan 12-13 September 2007. Gempa pertama terjadi pada 6 Maret berkekuatan 6,3 SR berpusat di 11 kilometer Barat Daya Kota Batusangkar. Suasana panik dan mencekam, begitu guncangan hebat ini dirasakan menggetarkan tanah yang dipijak. Warga kota langsung panik dan berlarian ke sana kemarin.</p>
<p>Ribuan kendaraan langsung memenuhi ruas jalan yang memicu kemacetan di sejumlah lokasi. Mereka ingin menyelamatkan diri dari kemungkinan terjadinya tsunami. Sebagian lagi tetap bertahan di rumah, rumah sakit, gedung perkantoran, sekolah, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya sembari menunggu informasi dan kemungkinan gempa susulan. Berdasarkan data Posko Penanggulangan Bencana Sumbar, tercatat satu orang korban di Kota Padang.</p>
<p>Menjelang dan saat umat muslim melaksanakan ibadah puasa, kembali warga Kota Padang dipanikkan dengan guncangan gempa 12-13 September. Gempa 12 September berkekuatan 7,9 Scala Richter (SR) terjadi pukul 18.10 WIB dengan pusat gempa 159 kilometer arah Barat Daya Bengkulu, dan gempa 13 September 7,7 SR berpusat di Sungai Penuh Jambi.</p>
<p>Akibat gempa tersebut, berdasarkan data Posko Penanggulangan Bencana Sumbar, terdata korban tewas satu orang, Presiden Direktur PT Suka Fajar Ltd Moyardi Kasim, dan 3.314 bangunan rumah rusak berat. Diperkirakan Kota Padang mengalami kerugian sekitar Rp186,1 miliar.</p>
<p>Gelombang Pasang</p>
<p>Kamis (10/5), sekitar pukul 03.59 WIB, gelombang pasang setinggi 2,2 meter menghantam Kota Padang. Tercatat empat kecamatan menjadi korban bencana gelombang yang disebabkan gaya tarik bulan ini, yaitu Kecamatan Koto Tangah, Padang Barat, Padang Selatan dan Bungus Telukkabung.</p>
<p>Akibatnya, rumah-rumah rusak, dan perahu nelayan yang ditambatkan di bibir pantai hancur. Gelombang bukan saja merendam perumahan warga. Tetapi juga membawa berton-ton pasir laut dan menghempaskannya ke jalanan. Rumah, jalan-jalan di bibir pantai dipenuhi pasir berwarna hitam.</p>
<p>Jumat (18/5), sekitar pukul 04.30 WIB, kembali gelombang pasang ini menghantam Pantai Padang, terutama daerah bagian Pantai Padang, Purus, Parupuk Tabing dan Pasia Nan Tigo Koto Tangah. Gelombang pasang ini hempasan ombak terus menguat dan mulai menghancurkan dinding pembatas dan batu krib pantai.</p>
<p>Tidak satupun kehidupan perekonomian terlihat di pantai yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan. Warung-warung non permanen di pinggir pantai roboh. Sementara, gedung-gedung permanen dari beton dan berada di pinggir bantai, terlihat tertimbun pasir hingga mencapai ketinggian 50 cm. Seperti di sepanjang Parupuk Tabing hingga ke Pasia Nantigo (Pasia Kandang, Pasia Jambak dan Pasia Sabalah)</p>
<p>&#8220;Tapi, awak dak manyangko gelombang pasang ka sampai ka dalam rumah. Kini, kabaa juo lai rumahko dak mungkin lai ditingggakan. Yo tapasolah pindah ka tampek urang lain samantaro,&#8221; tandas Wat (36), warga RT 04 RW 17 Pasia Muaro Panjalinan.</p>
<p>Isu Gempa dan Tsunami</p>
<p>Usai dihadapkan bencana itu, warga Padang juga sempat disibukkan dengan isu tidak bertanggung jawab dari warga Brazil, Jucelino Nobrega da Luz, beberapa waktu lalu, yang mengatakan akan terjadi gempa bumi berpotensi tsunami hebat di Bengkulu dan Sumbar, 23 Desember 2007. Ribuan warga Padang mengungsi ke lokasi yang aman dan tinggi. Akibatnya, perekonomian kota lumpuh dan sepi aktivitas warga.</p>
<p>Pantauan Padang Ekspres, sejumlah titik kepadatan lalu lintas di Kota Padang tampak sepi kendaraan. Tak hanya itu, di Pasar Raya Padang, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol serta objek wisata Pantai Padang tak terlalu banyak pengunjung. Kawasan Pondok dan Pantai Padang yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat pada malam Minggu, juga tampak langang. Namun sebaliknya, Jalan Padang-Bukitinggi tampak padat kendaraan hingga terjadi kemacetan.</p>
<p>Biasanya di RTH pada hari libur banyak orangtua yang membawa anak-anak mereka untuk sekadar refreshing. Begitu juga penjaja makanan yang ramai di RTH tersebut juga tidak terlalu banyak. Sedangkan di Pasar Raya Padang, Pedagang Kaki Lima (PKL) banyak yang menutup lapak mereka.</p>
<p>Rentetan bencana 2007 itu, di tahun 2008 warga Padang mesti waspada. Banjir, abrasi, gempa dan bencana lainnya terus mengintai. (*)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/fajril.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/fajril.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajril.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajril.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajril.wordpress.com&amp;blog=2414351&amp;post=3&amp;subd=fajril&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajril.wordpress.com/2007/12/30/abrasi-gempa-dan-banjir-yang-terus-mengintai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61abfe4f3af1328d0ea1b67ba30cb4be?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fajril</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fajril.files.wordpress.com/2007/12/31-12-07_hl32.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">31-12-07_hl32.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
